Sepenggal Rekaman dan Coretanku

Mar 27

Jokowi

Baiklah.. Berhubung lagi mood, ane nulis lagi. Kali ini bertemakan politik, lebih tepatnya mengenai pencapresan fenomenal Jokowi. Sangat menarik melihat pro kontra yang ada. Jika kita kurang memahami politik, maka dengan menelan mentah sebuah informasi sangatlah berbahaya.

Demikian gencar lawan politik dan haters Jokowi melakukan serangan, baik itu melalui fisik atau dengan  cara halus seperti menyebar teori konspirasi bahwa jokowi sebagai boneka, didukung cukong, dll.
Paling banyak adalah jenis serangan “fakta dan data” dimana kejelekan partai yg mengusung jokowi  diungkapkan dengan lengkap serta menggunakan bahasa sinis dan penuh sindirian. Tidak ada penyangkalan memang partai merah adalah termasuk mbah nya koruptor. Namun begitu juga dengan partai baru, sebut saja
bemo dan sapi. Keduanya mengusung tema perubahan diawal pembentukannya dahulu, bahkan si sapi menjadi kekuatan baru yg besar dengan dalih sbg partai islam yang benar2 islam. Hasilnya? Justru petingginyalah yang menjadi otak korupsi.

Jadi mau dibahas sampai kapanpun tidak ada partai yang lebih baik dari partai yang lain, karena semua memiliki senjata untuk menyerang masing2.

Intinya semua cacat. Hanya jumlah koruptor dan nominal yg
dikorupsi(yg ketauan) menjadi pembeda.

Oke sekarang yang gak bisa ane cerna adalah kenapa orang baik(disini org baik adalah org yg tdk ada sejarah korupsi) justru dihambat dan dicerca terus, seolah dia memiliki kasus yang sangat besar dan
tak termaafkan. Logika sekarang adalah setiap kegiatan yang berhubungan dengan program rakyat jika diliput=pencitraan.
Lho, bedakan pencitraan yang baik dengan yang buruk. Semua politikus memang melakukan pecitraan.  Apakah dengan melakukan blusukan tiap hari disebut pencitraan? Pencitraan kok tiap hari. Itu namanya kebiasaan dan pola kerja. Bukankah baik terjun langsung ke masyarakat, memantau proyek, memastikan kerja bawahan?
Daripada cuma sesekali turun trus manggul beras, difoto, dan fotonya tiba2 ada dimana2? (silahkan googling “politisi kuli beras”)
Nah bandingkan dengan pencitraan beye, dimana awal sejarah kata “pencitraan” tetiba menjadi populer.
Memang dulu beye juga blusukan, tp apa tujuan dari blusukannya? Kampanye!
Apa jabatan dia saat blusukan, moment apa saat dia melakukannya? Sudah dijawab memang itu hanya pencitraan.  

Cernalah dengan logika dan akal sehat apa itu arti pencitraan.

Cukup, sekarang coba evaluasi kinerja pak jokowi. Di solo beliau banyak diidolakan, meski selama menjabat ia belum cukup mampu menaikan taraf hidup dan mengurangi angka kemiskinan. Di jakarta terbukti duet dengan ahok sangat maut. Birokrasi dan lapangan ditata ulang, diperbaiki. Namun tidak semua programnya sempurna, koruptor masih punya celah masuk dilingkungannya. Seperti kasus pengadaan bus.

Tokoh jokowi selalu mendapat apresiasi baik disemua tempat ia memimpin. Namun juga senantiasa beriringan dengan kritik dan komentar negatif. Paling tidak kinerja jokowi itu nyata, ada hasil. Hasil yang dimaksud bukan dari statistik atau survei karena kedua hal ini bisa dibuat direkayasa. Namun dari apa yang jokowi lakukan sehari-hari, selalu ada progress.

Jika dibandingkan tokoh lain, untuk sekarang capres yang paling baik jokowi(dgn melihat track recordnya sbg birokrat). Silahkan gali lagi informasi capres idolamu, apakah sebaik jokowi?

Jawab : Pasti lebih baik

Keep calm, because haters gonna hate :D

image

Jan 07

Out of The Furnace

Kalo diartikan, keluar dari pembakaran/pabrik. Bener ga sih :))

Baru kali ini sy membuat review tentang film. Dikarenakan jalan cerita yg sangat relevan dgn kehidupan kini. Diawali dengan seorang buruh pabrik bernama Russel, diperankan Chris Bale aktor fav sy. Dia bekerja di pabrik untuk menghidupi seorg ayah yg sedang terbaring sakit, dan juga untuk menutupi hutang yg dibuat oleh adiknya Rodney. Rodney saat itu sedang menjalani wajib militer, dan sudah beberapa kali bertugas di Irak. Mungkin juga dia memang seorang militer,krg tau.
Hobby Rodney yang gemar membuat masalah tidak membuat kasih sayang Russel berkurang sebagai seorang Kakak dan kepala rumah tangga.

Russel adalah pribadi yang baik, sangat baik. Ia memiliki kekasih Lena, diperankan Zoe Saldana artis fav sy. Kondisi semua normal, hingga suatu saat Russel diperjlnan pulang kerja tanpa sengaja ia menabrak dan mengakibatkan sekeluarga meninggal. Russel mendekam dipenjara untuk beberapa tahun karena kecelakaan itu.

Selama dipenjara, Rodney selalu menjengukny, namun tidak dengan Lena. Tak sekalipun  Lena pernah menjenguknya. Ia telah memiliki kekasih lain yaitu seorang polisi. Sebuah kenyataan yang pahit,tanpa diragukan lagi bahwa ditinggal orang terkasih adalah momen terberat. Namun Russel nampak biasa saja dan menerima dengan lapang dada.
Bahkan tidak sedikitpun niat untuk sekedar mengacaukan hubungan Lena dengan kekasih barunya. Selepas dari penjara Russel lalu bekerja di pabrik kembali dan mengajak adiknya tapi ditolak.

Rodney setelah keluar dari militer ia tidak memiliki pekerjaan. Belakangan diketahui Rodney menjadi petarung bayaran. Ia beranggapan bekerja di pabrik hanya menghasilkan
sedikit uang, tentu tak cukup untuk segera membayar hutangnya.
Sebuah Ironi dimana seorang yang pernah bertaruh nyawa untuk negara, berperang demi kepentingan negara, kini menjadi pesakitan seolah Ia dibuang atau mati di medan perang.

Sebuah film tampak bagai sayur tanpa garam apabila tak ada bumbu percintaan.

Sebenarnya Russel masih mencintai Lena, ia kerap sepulang kerja menjenguk Lena secara diam-diam. Sampai suatu kali akhirnya Russel memberanikan diri untuk berbicara langsung. Dan ia pun mendapatkan lagi kenyataan pahit, Lena tengah mengandung anak dari kekasihnya.
Tentu perasaan Russel campur aduk, antara senang mengetahui Lena akan bahagia menjadi seorang ibu dan kecewa karena mereka mustahil untuk kembali seperti dulu. Pada akhirnya Russel hanya mengucapkan selamat dan pergi.

Kembali ke urusan adiknya, Rodney, ia memutuskan untuk melakukan pertarungan terakhir demi melunasi hutang. Ia hanya meninggalkan sepucuk surat untuk kakaknya. Dalam surat tsb Rodney berjanji akan mengikuti semua perkataan Russel dan mau bekerja di pabrik. Rodney hanya tidak ingin membebani Russel yang selalu membayar hutangnya.
Namun, lagi-lagi Russel mendapatkan kenyataan yang pahit, sangat pahit. Rodney tak pulang dengan selamat, ia meninggal.

Berkali-kali Russel dihantam dgn kerasnya hidup, dimulai dari meninggalnya Ibu mereka lalu disusul ayahnya, dan kini adiknya. Padahal Russel tidak pernah membuat masalah, lalu kenapa
Tuhan memberinya cobaan sangat berat? Mungkin pertanyaan itulah yang membuat Russel akhirnya memutuskan untuk mencari tahu siapa pembunuh Rodney dan berbalas dendam.

And then, dor dor dor… The End

Dec 29

dotA and Life (chapter 1)

Halo, salam rampage..

Kenalan dulu ya, nama gw dimas. Kali ini gw akan bercerita tentang permainan dotA yang menurut gw cukup merepresentasikan perjalanan hidup. Tulisan ini ditujukan untuk dota player, jadi gw ga harus repot-repot jelasin dota itu apa.. Oke langsung aja yaw. Gw main dota tahun 2010. Waktu itu gw kira ini hanya permainan anak kecil. Sekedar tembak-tembak gak jelas. Ternyata setelah gw coba, game ini cukup susah. Awal main, lo pasti lah pernah ngalamin kan gmn rasanya jadi newbie.  Tapi setelah sering main, lo pasti dikit-dikit nambah jago. Ini seperti kata pepatah “practice makes perfect.” Nah, gw tertarik untuk menghubungkan antara permainan dota dan kehidupan kita. Dari pertama pick hero sampe jebolin pohon toge/es krim.

At first, hidup kita diawali dengan kandungan didalam perut seorang Ibu, lalu kita dilahirkan ke dunia. Proses ini seperti hero-hero yang ada didalam ravern(rumah), kita memilih hero mana yang akan dilahirkan(dimainkan). Ada beberapa type nge-pick hero :

1. Choosen : Kita memilih hero dengan cara pick. Alasan pick juga bermacam-macam. Gw mau bahas satu-satu.

a. Coba-coba

Pick hero dengan alasan ingin coba-coba. Mungkin karena sebelumnya lo kaga pernah pick hero ini atau lo pernah pake tapi karena udah liat tutorialnya, lo pengin cobain dengan main lebih baik. Didalam hidup ada kalanya kita ingin mencoba sesuatu yang baru.  Sesuatu yang mungkin bisa merubah hidup lo. Atau lo sekedar ingin mencoba dan menambah referensi, tentu berdampak positif kedepannya. Namun dampak current time bisa merugikan orang, karena lo belum pandai/mahir melakukannya.

b. Sesuai Keinginan

 Nah alasan ini kalo di dota kadang ditentang rekan setim, misal tim lo ga ada stuner nah lo malah pick killer. Harusnya lo pick paling awal, biar tim lo yang menyesuaikan. Eh, tapi jangan terlalu berharap sama orang lain. Belum tentu mereka menyesuaikan lo, yang ada malah suka-suka mereka juga. Repot kan. Di kehidupan nyata juga, lo membeli/memutuskan sesuatu yang lo pengin dan selalu dikomentarin orang lain.Contoh realnya lo pengin kuliah di jurusan x, sedangkan ortu lo pgn di jurusan x. Jelas galau kan. Hal yang begini gak enak yah?!

c. Sesuai Kebutuhan

Alasan ketiga yaitu sesuai kebutuhan. Lo pick hero sesuai kebutuhan, kadang harus korbanin ego lo yang sebenarnya pengin pick hero lain. Atau mungkin lo emang orangnya suka menyesuaikan diri, untuk kepentingan tim. Type orang kek gini biasanya disukai banyak orang. Memilih sesuatu kebutuhan juga harus berdasarkan analisis yang baik. Ga mesti kebutuhan yang lo maksud sesuai dengan yang dilapangan. Untuk itu cobalah bertanya kepada orang lain apa yang mereka butuhkan. Kecuali lo punya alasan kuat dan ilmu lo banyak, maka lo bisa jelasin ke mereka.

2. Random : Lo bisa ketik –random kalo di dota. Random juga ada beberapa type :

a. Ngarep

Setelah lo random, lo berharap dapet hero kesukaan lo. Jenis player ini biasanya suka gambling. Cenderung percaya dengan kesialan/keberuntungan. Tapi belum tentu juga, ada yang memang berjiwa petualang. Suka tantangan.

b. Percaya Diri

Lo pede dengan kemampuan lo, ga peduli dapat hero apapun. Kalo ga sesuai lo bakal nawarin “ada yang mau?” Biasanya type ini sudah banyak pengalaman main. Karena pick hanyalah untuk newbie. Tapi jangan samain –random lalu –repick yah. Gold nya beda. Type ini jelas tau resiko itu,dan hal itu bukan masalah.

Selanjutnya setelah pick hero, kita akan memilih jalan mana yang ditempuh. Tengah, atau samping. Masing-masing punya resiko.

1. Mid

Player solo mid biasanya mereka yang memiliki ambisi besar dan cenderung menjadi kunci permainan.

a. Jika merasa kalah creeping dan skill, lebih baik berusaha untuk tidak ATM atau bisa juga meminta tuker posisi. Namun tak jarang player keras kepala dan tetap di mid, menjadi atm. Hal ini akan membuat kacau chemistry team dari awal. Alternatif lain jika kalah skill/kurang beruntung di mid, bisa meminta bantuan teman untuk “ngebokong” lawan agar dia tidak “jadi.” Kadang ada beberapa orang di hidup ini yang sudah tak berdaya, namun juga tak mencoba melakukan perubahan. Persis seperti contoh player diatas.

b. Sebaliknya, jika merasa unggul di mid maka dia akan enjoy untuk creeping/meng-atm kan lawan. Seperti seorang yang memiliki sedikit kelebihan lalu lupa akan tanggung jawabnya sebagai manusia karena terlalu menikmati keduniawian. Tanggung jawab manusia berbeda tiap tahapan umur loh ya, misal lo sekolah ya tanggung jawabnya belajar biar naik kelas. Kalo lo kuliah, ya tanggung jawab lo kuliah dan lulus. Dst

c. Namun merasa lebih jago di line bukan menjadi jaminan menang. Bisa jadi line bawah atau atas kesusahan. Disinilah seorang mid player dituntut tanggung jawab moralnya untuk keliling ke line lain untuk sekedar bantu kill atau push tower. Jenis orang seperti ini mulai langka. Mereka yang mau berbagi, meluangkan banyak waktu untuk kepentingan orang banyak, dan mencurahkan hidupnya demi umat. Kegedean ya contohnya. Yah bisa dibilang ringan tangan dah gitu, suka membantu. Jarang nolak kl dimintain bantuan.

Dec 14

First Interview

Oke, kali ni ane akan cerita pengalaman interview pertama kali dalam hidup ane. Waktu itu ane interview di BRI. Ane dapat telepon hari selasa pagi, dan diperintahkan untuk datang ke BRI hari kamis jam 9. Singkat cerita ane sudah di lokasi jam 9 kurang. Disana sudah ada 2 cewe menunggu. Dan sampai ada 40an orang yg menunggu, ane nunggu sampe jam 2 giliran ane. Lama banget, sistem rekruitmen manual. Ane maklum, karena pasti itu dadakan(dibutuhkan dgn cepat) sehingga pihak bank mgkn blm ada persiapan matang.

Jam 2 ane masuk ruangan, ada 2 orang menunggu disana. Ane lupa greeting, karena sudah suntuk kali ya nunggu dari pagi. Tidak berlama-lama ane perkenalkan diri, menceritakan pengalaman selama masa kuliah, dll. Pertanyaan pertama muncul, yaitu : “Mengapa Anda lulus lama sekali? Bukankah itu membebankan orang tua?”

Ane jawab, “Karena waktu itu saya tertarik gabung ke organisasi pak, kebetulan itu sesuai passion saya. Dan untuk mengurangi beban ortu saya mencoba untuk mencari uang dgn cara bisnis online. Kebetulan saat itu cukup menghasilkan pak.” Lalu ane cerita bagaimana bisnis online saya dimulai dan bagaimana cara penjualannya dan mengapa saya berhenti.

Pertanyaan  berikutnya yaitu pertanyaan jebakan, “Mengapa km memilih  bekerja disini? Mau kah nanti ditempatkan di Papua? Km tau berapa gaji yang didapan nanti? Apakah pekerjaan ini hanya menjadi batu loncatan?”

Jawaban dari semua pertanyaan itu sepertinya yang akan menentukan diterima tidaknya ane. Singkatnya ane jawab, “Karena blablabla, kalau bisa di jawa saja(jawaban ini salah, hrsnya jawab iya saja), sekian-sekian, tidak dan saya mencari jenjang karir.

Kurang lebih seperti itu pengalaman pertama ane interview..

Wassalam

Jul 24

Berjalan Pada Doa dan Harapan Orang Tercinta

Besok adalah hari pentingku. Dimana tahap ini adalah satu dari sekian langkah menuju proses hidup selanjutnya. Beberapa tanggung jawab yang telah lalu sudah diselesaikan dan dibiarkan. Segala bayangan masa depan terlintas sesaat dengan berjuta makna yang jika ditafsirkan akan membuat pikiranku semakin bercabang, tidak fokus. Aku memahami bahwa Tuhan menciptakan raga ini dengan lengkap. Ada nafsu, impian, usaha, dan doa. Memang benar kita hidup tidak sendiri. Kita berjalan dengan iringan doa, baik dari orang tua maupun teman atau saudara. Sungguh membuat senang mengetahui mereka berdoa untuk kita. Kita merasa lebih kuat, tidak sendiri, dan ada kekuatan lain dari Tuhan melalui doa mereka. Semoga aku dan kita selalu mampu merespon baik segala takdir yang kita anggap baik maupun buruk.

Fuck Yeah

Jan 13

Sekejap Cerita Mengukir Hati #part1

Hari senin seperti biasa Joni bangun pagi lalu sarapan dan beranjak ngantor. Sebuah rutinitas yang sudah dijalaninya selama 3 tahun. Joni kerja di  perusahaan percetakan. Jabatannya karyawan biasa. Nothing special dah urusan karirnya.

Eh, emang gak ada yg special sih Joni tu. Cuma orang biasa, yang tinggal sendirian di rumah warisan ortunya. Doi sudah biasa hidup mandiri.

Untuk urusan percintaan, sampai saat ini doi masih belum memikirkan untuk memiliki pasangan. Pikirannya terhenti pada sosok masa lalu yang sebenarnya tidak lagi menjadi prioritasnya. Gak move on gitu dah.

Nah, singkat cerita…

Pagi itu Joni memutuskan berangkat dengan kendaraan umum, karena mobil sedang dirawat di bengkel. Sedangkan motor gak ada bensin, Joni males mampir pom.

Di angkot menuju kantornya Joni sibuk dengan sepasang headset yg setia mendampingi telinganya.

Tiba-tiba ,

"Mas, geser dikit dong. Saya juga mau duduk..!" Sesosok manusia yg belum disadari keberadaannya oleh Joni menegurnya

Sebenernya Joni ngrasa, kayak ada yg bisik2 gitu, tp doi tetep melayang dengan lagu favoritnya, Storia di Un Grande Amore. 

Sang supir gak tinggal diam

"Woy bro, LU GESER DIKIT YE!!!" teriaknya

Joni kaget, reflek dia langsung geser agak kepojok sambil menengok ke arah supir dan pandangannya kecegat tilang pada sosok cewek disampingnya.

"Waaahh„, ni miyabi ngapain ngangkot???!!!" , dalam hati Joni berteriak kaget. Scara ni abg manis putih gitu.

"Dek, mo sekolah ya?" tanya Joni

Ternyata yang negur Joni tadi adalah cewek abg berseragam SMA, cakep.

"Iya mas.." jawabnya

"Maaf ya tadi aku gak denger, abis lg dengerin musik sih.." Joni berkata sambil tersenyum semanis mungkin, sekharisma mungkin.

Cewe abg itu cm membalas dengan senyuman juga. Senyum manis. Banget.

Gak lama abis tu, angkot berhenti di depan SMA xxx. Abg manis itu turun, dan tiba-tiba pikiran Joni menganalisis bahwa sekolah ini pasti cewenya cakep-cakep. Biasa, namanya juga cowo. Normal.

Lalu angkot berjalan lagi, menunaikan tugasnya, nganter penumpang.

Sesampainya di kantor, Joni segera memasuki ruangan kerjanya, dengan tampang biasa aja dan dandanan biasa juga. Namun ada yang gak biasa. Joni selama perjalanan menuju ke ruangannya, sembari membayangkan, seandainya tadi sempet kenalan, seandainya dapat nama dan no hp.

Ah,tapi itulah Joni. Orangnya nggak suka duluan. Lebih demen cewenya yang agresif.

Jangan dicontoh ya. Cowo itu harus duluan. Harus jadi contoh baek. Ya kalo bisa sih…

————————————————————————-

Kerjaan Joni dikantor simpel, cuma update database client perusahaan. Repotnya pas ada virus komputer, atau hacker nakal yang ketauan ngambil data n sialnya kalo ngerubah juga. Bakal pusing tu Joni.

Hubungannya sama temen-teman kantor lumayan. Kadang sering maen bareng abis kerja. Makan lah, nonton lah. Pokoknya Joni gak punya track buruk di kantornya. Tapi juga gak ada prestasinya.

Kebayang kan,gmn ngeboseninnya hidup Joni yang serba biasa itu. Rutinitas dari bangun, kerja, maen, pulang, tidur cuma itu-itu aja selama 3 tahun.

Namun seketika hari ini semua kebosanan itu berubah. Menjadi sedikit terbumbui, lebih berwarna.

Hari senin itu Joni sepulang kerja gak langsung pulang ke rumah, doi mampir warung soto deket SMA xxx. Sengaja, sapa tau ketemu cewe tadi pagi.

"Bu, Soto babat satu ya sama es jeruk!" minta Joni ke penjual soto

Setelah pesan, Joni duduk di bangku deket parkiran. Sambil ngerokok dan mainan hp, dan sesekali liat ke jalan. Berharap cemas ngeliat si Dia. Joni kali ini berniat mau samperin dan kenalan, gak cuma kenalan tapi kenal lebih dalam.

"Mas, ini sotonya…" Ibu penjual nganterin soto babat kesukaan Joni

Berhubung perut super laper plus pikiran udah butek karena kerjaan di kantor, Joni langsung hantam tu soto. Dalam waktu beberapa menit soto abis. Sekarang Joni lagi nikmatin es jeruk. Eh, pas nyruput tu minuman tiba-tiba nongol dah yang ditunggu-tunggu. Nongol sih nongol, tp cara nongolnya yang gak enak. Tu cewe lagi jalan menuju tempat soto dimana Joni sekarang lagi nongkrong, bareng ma seorang cowo!

Pahit dah jadinya es jeruk yang diminum Joni. Mana tadi lupa gak kasih sambel ke sotonya lagi. Hambar. Terus apa hubungannya pahit-es jeruk-sambel-ma soto? Hubungannya, jeruk jadi pahit dan soto tadi rasanya hambar. Sering terjadi kok pas mood kalian jelek. Apa-apa kerasa gak enak.

Oke lanjut…

Joni ngeliatin tu cewe dengan pandangan biasa aja, sedikit sinis, dan pesimis. Namun ditengah keterpurukan mentalnya, Joni masih berharap, berharap diliat balik dan disapa.

Namun apa yang terjadi? Cewe itu gak sempet jelalatan matanya kepenjuru warung dan nemuin Joni, tapi dia sibuk sama cowo yang bareng dia!

Gak pikir panjang, doi langsung cabut dari tempat itu. Meninggalkan mangkuk soto, segelas es, dan sedikit harapan semu yang mendadak tercipta karena keterpesonaan pada sesosok cewe mirip miyabi itu.

Joni berjalan cepat menjauhi warung soto menuju halte tempat angkotnya mangkal. Sesampainya di halte, Joni cuma duduk-duduk. Pandangannya kosong. Entah apa yang dipikirannya. Udah dua angkot melintas didepannya,tp Joni gak naekin,doi tetep duduk ngalamun liatin kerumunan calon penumpang,pedagang kaki lima,dan lalu lalang orang disekitar halte.

Gak berasa hari udah sore, adzan magrib berkumandang. Joni pun segera mematikan rokoknya, dan menunggu angkot terakhir yang siap mengantarnya pulang.

Perjalanan pulang naek angkot, joni terus memandang kosong ke arah jalan. Sejenak melirik sunset pemberi warna orange sore itu, tampak malu menampakkan diri tertutupi gedung-gedung tinggi. Mungkin hanya sang mentari senja satu-satunya yang mampu me-refresh otak Joni. Keindahannya kala tenggelam memberi kedamaian sesaat, meski dilihat lewat jendela angkot penuh debu. Lalu Joni menyadari sesuatu dari sunset sore ini, bahwa segala sesuatu memiliki awal dan akhir, yang terpenting adalah proses ditengah-tengahnya. Apakah akan berakhir menyedihkan atau menyenangkan semua tergantung proses. Sedangkan proses butuh usaha. Usaha butuh niat. Yak. Joni mulai membangun niat, untuk pantang menyerah sampai mendapatkan apa yang dia inginkan, mulai dari keinginan memiliki pasangan, dan yang diinginkannya sekarang adalah cewe abg itu!

To be continued………..

Dec 02

Dec 01

Nov 01

Oct 31